7 Fungsi Membangun Rumah Panggung

Kebudayaan Indonesia yang beragam membawa pengaruh pada bentuk rumah di setiap daerah. Terdapat banyak jenis rumah tradisional dengan berbagai bentuk yang memiliki makna. Salah satunya adalah rumah panggung yang banyak ditemukan di Sulawesi, Jambi dan beberapa daerah lainnya.

Rumah panggung dibuat dengan mendirikan sejumlah tiang sebagai penyangga. Rumah tidak langsung didirikan di atas tanah, melainkan beberapa meter di atas permukaan tanah. Tentunya diperlukan bahan bangunan yang sesuai untuk membangun rumah panggung.

Fungsi Rumah Panggung

Rumah panggung yang dikenal sebagai rumah tradisional mengalami perkembangan seiring kemajuan zaman. Rumah panggung tidak lagi menjadi rumah adat masyarakat di daerah tertentu, tapi menjadi desain rumah yang sengaja dipilih untuk mendapatkan manfaat tertentu.

Rumah panggung juga tidak lagi mengandalkan material dari alam seperti kayu untuk mendirikannya. Sekarang tiang penyangga rumah panggung bisa dibuat dengan sistem pengecoran. Tiang rumah panggung menjadi lebih kuat tanpa meninggalkan fungsi pentingnya sebagai berikut:

1.      Menghindari Banjir

Mendirikan rumah panggung bisa menjadi solusi terutama bagi daerah yang lebih rendah dan rawan banjir. Tiang yang membuat posisi rumah lebih tinggi dianggap mampu menghindarkan bangunan dari bencana banjir. Saat terjadi banjir, air tidak langsung masuk ke dalam rumah dan barang-barang bisa lebih mudah diselamatkan.

2.      Memaksimalkan Sirkulasi Udara

Posisi rumah panggung yang lebih tinggi memiliki manfaat dalam hal memaksimalkan sirkulasi udara. Aliran udara bisa masuk dari segala arah menuju bagian dalam rumah. Saat cuaca sedang panas pun, suasana di dalam rumah akan tetap terasa sejuk.

3.      Meminimalisir Resiko Gempa

Selain banjir, bencana alam gempa juga bisa diantisipasi dengan membangun rumah panggung. Bangunan rumah yang terletak lebih tinggi dari permukaan tanah akan mengalami dampak gempa yang lebih sedikit. Untuk itu, penting sekali memilih bahan bangunan berkualitas untuk rumah panggung yang tahan gempa.

4.      Mencegah Serangan Hewan Buas

Pada masyarakat tradisional, rumah panggung dibangun agar bisa menghindari serangan hewan buas. Mengingat bahwa kebanyakan masyarakat dulunya masih tinggal di tengah hutan atau lereng gunung. Hewan buas dipastikan tidak akan mampu menjangkau bagian rumah yang lebih tinggi.

5.      Menghemat Lahan

Rumah panggung selain bisa meminimalisir bencana alam juga menjadi pilihan tepat untuk lahan yang terbatas. Pada bagian bawah rumah panggung, lahan yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain. Misalnya sebagai tempat bercocok tanam, taman kecil, tempat bermain anak-anak maupun ruang terbuka lainnya.

6.      Kolong Rumah Bisa Dioptimalkan

Selain dibiarkan menjadi ruang terbuka, area kolong rumah panggung juga bisa difungsikan sebagai ruang lain. Contohnya adalah garasi untuk menyimpan kendaraan bermotor. Fungsi lainnya, kolong rumah panggung bisa dimanfaatkan untuk gudang penyimpanan barang-barang atau hasil panen.

7.      Sebagai Hunian yang Unik

Mendirikan rumah panggung sebagai tempat tinggal di masa sekarang bukan berarti ketinggalan zaman atau gagal mengikuti tren. Meskipun merupakan rumah tradisional, rumah panggung bisa menjadi bangunan yang menarik dan unik. Dengan penerapan desain modern, rumah panggung akan menjadi hunian yang kekinian.

Membangun rumah panggung ternyata tidak hanya sebagai tempat tinggal. Rumah panggung juga memiliki beberapa fungsi penting, mulai dari yang berkaitan dengan lingkungan maupun fungsi tambahan lainnya.

Agar dapat berfungsi dengan maksimal, rumah panggung harus dibangun dengan bahan bangunan terbaik. Pilih bahan bangunan dari SCG, seperti semen, beton instan, bata ringan hingga beton ready mix. Dapatkan informasi lengkapnya di https://scgcbm.id/.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *